Suatu perusahaan mencatat persediaannya dengan sistem pencatatan perpetual FIFO. Diketahui persediaan 1 Juli 5.000 unit @ Rp 10.000,00 pembelian 6 Juli 6.000 unit @ Rp 10.500,00 penjulan 8 Juli 9.000 unit. Besarnya nilai harga pokok barang yang dijual adalah .... O Rp 20.000.000,00 O Rp 92.000.000,00 O Rp 93.000.000,00 ORp 21.000.000,00 O Rp 90.000.000,00
Untuk perhitungan harga pokok penjualan dengan menggunakan kartu persediaan, caranya adalah dengan menjumlahkan semua nilai pada kolom jumlah persediaan keluar.
Maka, dari itu untuk kasus di atas dapat ditentukan:
Jawaban:
Jawaban yang tepat adalah Rp.92.000.000,00.
Penjelasan:
Perhatikan lampiran!
Untuk perhitungan harga pokok penjualan dengan menggunakan kartu persediaan, caranya adalah dengan menjumlahkan semua nilai pada kolom jumlah persediaan keluar.
Maka, dari itu untuk kasus di atas dapat ditentukan:
HPP = Rp.50.000.000 + Rp.42.000.000 = Rp.92.000.000
[tex] \large {\boxed {\blue {\star \:Answered \: By: \: \bold {sulkifli2018} \star} } } [/tex]